Primitive Thougts About Loan  

Posted by Noor Hadi Widyana in

Calon Debitur (cd) : "Bagian kredit?"
Saya (s) : "Betul Pak, saya Hadi, ada yang bisa saya bantu?"
Cd : "Saya punya sertifikat tanah 6500m2, kalo dimasukin dapet berapa?"
S : (Dalam hati) Waks!, nurustunjung pisan. "Pak, kalo kredit, dihitung dari kebutuhan usaha, bukan dari jaminan. Usaha Bapak di bidang apa?"
Cd : "Usaha saya banyak, tapi anda ga usah tahu, yang penting tiap bulan saya bayar. Oya, saya minta sistem RK ya? Berapa lama cair? Bisa hari ini?"
S : "Waduh Pak, ga bisa gitu aja, emang Bapak pinjem buat apa?"
Cd : "Anda ga perlu tahu saya pinjem buat apa, yang penting saya bayar!"
Selanjutnya pembicaraan makin tidak jelas dan ujungnya pengajuan saya tolak, saya panggil satpam dan minta tolong supaya orang tersebut dibakar hidup-hidup (just kidding).
Satu hal yang mengganggu pikiran saya adalah "Kok masih ada yang berpikiran primitif kaya gitu?" Hal tersebut juga menyadarkan saya bahwa edukasi di bidang perbankan masih sangat kurang.

0 comments

Post a Comment

Current News

Loading...

Contributors

My Photo
Seorang yang disebut orang lain bankir, akan tetapi lebih senang menganggap dirinya adalah seorang pegawai sederhana, yang paling dicari ketika awal bulan dan paling dihindari pada akhir bulan.

Categories